Guys, jadi gua baru ngakak nih gara-gara baru-baru ini ada kayak konspirasi teori yang kemarin kan gw sempet bagi-bagi 3000 nasi kotak.. Nah itu nasi kotaknya aja ternyata pas aku cek aja enggak ada minumnya. Aku emang enggak bagiin minum di situ, cuma nasi kotak doang," kata Awkarin.. Diketahui bersama bahwa OK Oce adalah salah satu program yang digadang calon wakil presiden RI nomor urut 02
BAHU MEMBAHU MENGEMBANGKAN POTENSI UMKM! Mari berkolaborasi dan bahu membahu mengembangkan potensi UMKM dengan bergabung di OK OCE, bentuk pribadi yang kreatif, mandiri dan terampil. Silahkan untuk mendaftar dan jadilah bagian dari program OK OCE Registrasi
Peserta yang mendaftar langsung ke SKPD atau UKPD berjumlah 8.650 orang. Yang mengikuti pelatihan lebih banyak yakni 8.813 peserta," ucap Sylviana. program OK OCE ini sudah mencapai level atau tahap 6 yakni pembuatan laporan keuangan. Para peserta nantinya diajarkan cara mengelola keuangan. Mengelola untung ruginya usaha, termasuk membuat
Sandi lepas 60 satpol pp wanita Foto Paulina Herasmaranindar/kumparanPemprov DKI Jakarta resmi menutup operasi Diskotek Exotic di Mangga Besar, Jakarta Pusat dan Karaoke Sense di Mangga Dua Square, Pademangan, Jakarta Utara. Imbas dari penutupan itu, pegawai kedua tempat hiburan tersebut harus kehilangan Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan program OK OCE terbuka untuk pegawai yang ingin bergabung. Sandi menyarankan mereka untuk bergabung dengan OK OCE."Nasibnya pekerja gimana? Kita sudah buka untuk OK OCE dan silakan mendaftar," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis 19/2.Sandi mengungkapkan, dalam program OK OCE terdapat permintaan mengenai usaha pariwisata namun berbasis halal. Hal itu, kata dia, dapat menyerap tenaga kerja sehingga ia mengajak mantan pegawai Sense dan Exotic untuk bergabung."Iya silakan mendaftar di OK OCE. Kebetulan banyak permintaan usaha-usaha yang basis pariwisata halal," Exotic Sudah Tutup Sejak Minggu Pagi Foto Fachrul Irwinsyah/kumparanDalam program OK OCE, selain terdapat pariwisata berbasis halal, pegawai yang dirumahkan juga dapat disalurkan ke bidang usaha lain seperti mendapatkan pendidikan untuk menjadi wirausaha."Untuk teman-teman yang dirumahkan untuk bergabung dengan OKE OCE atau disalurkan ke usaha lain atau didik untuk jadi wirausaha," kata Karaoke Sense dan Diskotek Exotic dilakukan Pemprov DKI untuk menegakkan aturan yang ada. Penutupan tersebut dilakukan bedasarkan konfirmasi dengan data yang cukup kuat."Kita hanya menegakkan aturan dan kita sudah sampaikan dengan jelas begitu ada konfirmasi dan validasi dan sudah kita lakukan dengan ketentuan," DKI Jakarta menutup Sense Karaoke setelah adanya penggerebekan dan penggeledahan di lokasi. Dari penggerebekan itu, BNN menemukan adanya peredaran narkoba di Sense Diskotek Exotic menjadi sorotan setelah tewasnya seorang pria bernama Sudirman 47 karena mengalami overdosis. Ia diketahui sedang berada di diskotek itu ada Sabtu 31/3 malam dan akhirnya meninggal pada Minggu 1/4 dini hari. Polisi kemudian menggerebek tempat itu dan mendapati narkoba. Kalauselama ini program-program pemerintah tak ada koordinasi lintas sektoral seperti perizinan, pelatihan, permodalan, OK OCE memaksimalkan peran itu," jelas Rahayu kepada BBC News Indonesia. JAKARTA, - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan klaim jumlah wirausaha baru yang mengikuti program Jakpreneur sudah melampaui target. Jakpreneur adalah program untuk mencetak wirausaha baru yang dulu dikenal dengan nama OK OCE One Kecamatan One for Center Entrepreneurship. OK OCE merupakan salah satu janji politik Anies dan Sandiaga Uni pada masa kampanye Pilkada DKI Jakarta itu, Anies-Sandi menargetkan wirausaha baru dalam waktu lima tahun masa kepemimpinannya. Baca juga Anies Bahas 5 Program Kolaborasi Bersama PBB Lantas, apakah benar program Jakpreneur telah melampaui target? Target Berubah-ubah Program Jakpreneur awalnya menuai kritik dari anggota DPRD DKI Jakarta. Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Gembong Warsono mengatakan, program Jakpreneur menjanjikan akan mencetak wirausaha baru. Jumlah tersebut meningkat dibanding jumlah yang dijanjikan saat kampanye Pilkada DKI. Namun, target dalam perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD 2017-2022 target kembali diubah menjadi Sementara itu, Anies menyebut anggota Jakpreneur telah melampaui target yakni mencapai anggota dari 44 kecamatan di seluruh DKI Jakarta. Artinya, anggota Jakpreneur telah melampaui target janji kampanye, namun belum mencapai target dalam RPJMD. "Targetnya adalah bisa menumbuhkan entrepreneur baru di tahun 2022. Ini targetnya, dan Alhamdulillah target itu tidak tercapai, tapi terlampaui," kata Anies dalam acara Malam Apresiasi Jakpreneur Fest 2021 di Museum Bank Mandiri, Jakarta, Minggu 24/10/2021. Dari jumlah anggota itu, Anies menjelaskan baru anggota yang resmi dilantik mengikuti program Jakpreneur. Nantinya, mereka akan mendapatkan pelatihan dan akses pemodalan. Baca juga Janji Kampanye Cetak Wirausaha Baru, Anies Alhamdulillah Target Tidak Tercapai, tetapi Terlampaui... " yang sudah dilantik dan yang kini didampingi oleh program Jakpreneur," ujar Anies. Minim Akses Permodalan Di sisi lain, Gembong juga menyoroti realisasi pencapaian UMKM yang bisa mendapat akses permodalan hanya dari target yang dijanjikan Anies. "Hanya sebanyak 0,3 persen saja yang terealisasi, namun dalam RPJMD perubahan targetnya turun menjadi wirausaha baru. Data di atas dapat kami simpulkan bahwa tanpa adanya pandemi pun program ini akan sulit mencapai target yang sudah dicanangkan," kata Gembong, 2 Agustus 2021. Anies kembali membantah minimnya akses permodalan untuk anggota Jakpreneur. Baca juga Tak Semua Wirausahawan Jebolan Jakpreneur Dapat Akses Modal, Ini Penjelasan Anies Dari anggota Jakpreneur, baru anggota yang diterbitkan izin untuk mengakses permodalan. Menurut Anies, tidak semua anggota mendapatkan akses modal untuk UMKM karena disesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan pelaku UMKM saja. "Bahwa Jakpreneur ini bukan sebuah program yang template, yang artinya untuk semua UMKM diberikan materi yang sama, tentu tidak," ujar Anies. Artinya, anggota Jakpreneur hanya diberi dukungan sesuai dengan kebutuhan saja. Misalnya kebutuhan untuk belajar mengelola keuangan, kebutuhan untuk belajar strategi pemasaran dan juga kebutuhan untuk akses permodalan. "Kita menilai apa yang menjadi kebutuhan kemudian ada kolaborator yang bisa membantu memberikan dukungan baik ide, gagasan, pasar maupun permodalan," ucap dia. Baca juga M Taufik Harap JIS Diresmikan Saat Anies Baswedan Masih Menjabat Gubernur DKI Jakarta Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Yangmendaftar itu adalah 284 ribu, yang sudah sampai akses permodalan baru 6.000, itulah wirausahawan baru yang dicetak," jelas Gembong. Berikut rincian perkembangan program OK OCE di Jakarta: 1. JAKARTA, Program Kampus Merdeka yang salah satunya adalah Magang Merdeka, memberikan kesempatan untuk para mahasiswa terjun langsung dalam mendapatkan pengalaman dari mitra yang mereka temui. Program magang ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa memberikan pendampingan bagi UMKM, yang merupakan solusi mengentaskan pengangguran dengan membuka lapangan kerja dengan kewirausahaan Gerakan sosial OK OCE mendapatkan kesempatan untuk menaungi 58 mahasiswa yang memberikan pendampingan bagi pelaku UMKM. "Semoga mahasiswa banyak merasakan manfaat magang di OK OCE dan semakin mengetahui solusi-solusi apa yang diberikan bagi UMKM yang menghadapi kendala-kendala" kata Iim Rusyamsi, Ketua Umum OK OCE saat Closing Ceremony Magang Merdeka Bersama OK OCE, pada Senin 4/7. Baca Juga Kunjungan Pasien Indonesia ke Jejaring RS KPJ Healthcare Malaysia Capai 64 Persen Tidak hanya itu, dalam kegiatan ini juga salah satu perwakilan mahasiswa memaparkan apa saja kegiatan pendampingan yang mereka lakukan kepada UMKM. Salah satunya adalah penggunaan Instagram dalam berjualan hingga aplikasi antar makanan, seperti mendaftarkan ke aplikasi pengantaran jasa. Hasil pelaporan ini diapresiasi oleh Titik Lestari, Direktur Standarisasi Kompetensi Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, yang hadir mewakili Menparekraf RI, yang juga Founder OK OCE, Sandiaga Uno. "Saya mengapreasiasi dengan diadakannya kegiatan ini, sehingga kita semakin terinformasi lagi apa saja yang harus dibenahi dan dilakukan bagi UMKM," jelas Titik. Baca Juga Ketika Mahasiswa Untar Bangun Bisnis saat Kuliah, Rektor Untar Mampu Mencetak Enterpreneur Handal Mindset berwirausaha juga terus ditekankan bagi mahasiswa, jika nantinya mereka lulus tidak mencari kerja. Hal ini disampaikan oleh Indra Uno, Founder OK OCE. "Sudah enggak kerasa ya sudah mau selesai masa magangnya. Saya harap kalian nantinya bisa sukses berwirausaha mandiri, memberdayakan diri sendiri dan sekitar", ungkap Indra secara daring. Ketua Program MSIB Kampus Merdeka, Tutus Kusuma juga mengatakan, kegiatan ini akan terus berjalan dan OK OCE semoga dapat berkolaborasi di batch selanjutnya.*** OKOCE Disebut Program Lucu-lucuan, Ini Respons Pemprov DKI Kilas Balik OK OCE yang Disindir Cuma Lucu-lucuan Wagub DKI Buka Suara soal Hanya 2% Peserta Dapat Modal Usaha OK OCE Jakarta – Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah UMKM merupakan salah satu pembangkit perekenomian di Indonesia. Meski pandemic Covid-19 belum usai, banyak para pelaku usaha yang terus bangkit hingga menaikkan kelas usahanya. Gerakan social OK OCE Indonesia, yang memiliki tujuan menciptakan lapangan kerja berbasis kewirausahaan memiliki setidaknya hingga 200 UMKM di dalamnya, tersebar di seluruh menaikkan kelas usahanya, di OK OCE, pelaku UMKM harus mengikuti kurikulum yakni 7 TOP, singkatan Tahapan OK OCE Prima. Banyak Usaha Mikro, Kecil yang hanya mengandalkan toko offlinenya, padahal saat pandemi perlunya transformasi online untuk meningkatkan Rusyamsi, Ketua Umum OK OCE, mengatakan “Kita harus terus bergerak, meski di awal pandemi kita sudah makan tabungan, jangan sampai makan asset. Kita gotong royong, saling bantu. Saat ini usaha semua sudah bertransformasi ke online, “ ungkapnya dalam Webinar Virtual Bussiness Gathering, Bertemakan Mentoring Bersama Pengurus OK OCE yang diselenggarakan Seeker Revolution, Minggu, 25 Juli juga menambahkan, modal terpenting yang dimiliki seorang pelaku usaha adalah,terbuka, siap menghadapi resiko, kreatif, inovatif, serta lanjut terkait 7 TOP yang terdiri atas Pendaftaran, Pelatihan, Pendampingan, Perizinan, Pemasaran, Pencatatan Keuangan, serta akses Permodalan kini dapat diikuti anggota OK OCE dengan cara yang lebih mudah, yakni melalui laman website Setiawan, Sekjen OK OCE IndonesiaHerri Setiawan, Sekjen OK OCE, mengajak para partisipan yang hadir untuk dapat mendaftar menjadi anggota OK OCE melalui sistem web yang sudah terintegrasi , yakni Herri menambahkan, kurikulum yang digunakan OK OCE, 7 TOP Tahapan OK OCE Prima, yang Tahap pertamanya adalah pendaftaran.“ Jika teman-teman sudah mendaftar dan mengikuti langkah dalam 7 TOP, maka di website OK OCE akan terlihat progress yang sudah mengikuti tahapan satu hingga tujuh. Kita juga akan melihat informasi melalui profil yang diisi, dan system akan memberitahukan jika ada profil yang belum lengkap,” ungkap website memudahkan anggota dalam mencari informasi kegiatan hingga progress tahapan yang diikuti.
OKOCE Trip merupakan salah satu program kerja yang dijanjikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ketika dirinya melakukan kampanye. Kamis, 9 Desember 2021 Cari
Laporan Wartawan Rangga Baskoro WARTA KOTA, GAMBIR - Program kewirausahaan OK OCE merupakan program unggulan Anies-Sandiaga sejak kampanye Pilkada DKI 2017. Program tersebut merupakan solusi yang ditawarkan Anies-Sandiaga untuk mengurangi jumlah pengangguran serta meningkatkan ekonomi warga Ibu Kota agar "naik kelas". Kepala Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan KUMKMP Jakarta Pusat, Richard Bangun mengatakan terdapat 7 tahap yang bisa diikuti oleh masyarakat apabila ingin sukses mengikuti program Kewirausahaan Ok Oce. "Ikuti metode 7 Pasti Sukses 7 Pas. Pendaftaran, pelatihan, pendampingan, perijinan, pemasaran, pelaporan keuangan, dan terakhir permodalan," kata Richard ketika dikonfirmasi, Kamis 8/2. Sebanyak 7 tahap tersebut dilakukan ketika program pelatihan dimulai. Sebelumnya masyarakat diharapkan untuk mendaftarkan diri di laman resmi "Pelatihannya 1 bulan 3 kali. Ada 8 kecamatan di Jakarta Pusat yang sudah mengikuti program pelatihan. Tahap pertama sudah kami laksanakan dari tanggal 1 sampai 7 Februari. Tim PGO Perkumpulan Gerakan Ok Oce yang memberikan pelatihan," tuturnya. Jumlah peserta pelatihan tidak dibatasi. Selain berisi pelatihan tentang kewirausahaan, terdapat pula pelatihan kejuruan dan bursa kerja "Peserta nantinya ada kejuruan bagi para pendaftar, apakah ingin bekerja, ingin memulai usaha, dan ingin meningkatkan usaha Tim Ok Oce akan melakukan koordinasi dengan Sudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi atau mengikuti Bursa Kerja Kecamatan melalui Job Fair Ok Oce," ujarnya. Para peserta akan diklasifikasikan sesuai dengan skala usaha yang mereka kehendaki, mulai dari usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah dan usaha skala besar yang nantinya bisa di konsultasikan di 8 Kecamatan Kantor Ok Oce. *

MelihatLagi Janji Kampanye Anies-Sandi Terkait OK OCE - Jika kembali mengingat masa beberapa bulan yang lalu, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno getol Headline News Prediksi Southampton vs Tottenham, Minggu 21 Januari 2018

- OK OCE Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait hambatan-hambatan yang ditemui oleh para pegiat usaha mikro kecil dan menengah UMKM di Indonesia. Kepala Badan Riset OK OCE Indonesia, Yunita Dian, mengatakan kebanyakan pelaku UMKM susah berkembang. Yunita mengatakan dalam survei lembaganya ada tiga hambatan terbesar yang dialami oleh para pelaku UMKM, yaitu permodalan 31 persen; pemasaran produk 27 persen; dan harga bahan baku 21 persen. Ia menyebut survei tersebut dilaksanakan pada 21 Agustus-28 November 2019 dengan orang anggota Perkumpulan Gerakan OK OCE PGO. PGO adalah perkumpulan rintisan Sandiaga Salahuddin Uno ketika menjabat Wakil Gubernur DKI periode 2017-2018 kini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. "Riset tersebut selesai pada Desember 2020,” ucap Yunita, Selasa 12/1/2021. Dari survei yang digelar selama pandemi, kata Yunita, sebanyak 71,5 persen responden melakukan penjualan secara daring. Kata para responden, hambatan penjualan adalah jaringan pemasaran secara daring 34 persen; aktivitas pemasaran yang tidak optimal 33 persen; dan keterampilan pemasaran secara daring 27 persen. Ia juga menambahkan ada 68,9 persen usaha yang dikelola oleh para responden berusia kurang dari lima tahun, sehingga relatif belum stabil pertumbuhan dan penghasilannya. Apalagi, lanjut Yunita, keadaan seperti itu semakin dipengaruhi dengan kondisi pandemi COVID-19 selama 10 bulan juga Saat Pemprov DKI Membiarkan Pengusaha OK OCE tanpa Pendampingan Menengok Napas Terakhir OK OCE Mart di Kalibata “Hambatan lain adalah kondisi pandemi. Dalam hasil survei, yang paling terpengaruh selama pandemi adalah pengelolaan usaha sebanyak 94,4 persen. Sebanyak 89,2 persen responden menyatakan omzet penjualan menurun sebesar 25-50 persen 31 persen dan 50-75 persen 29,6 persen,” ungkap Yunita. Oleh karena itu, Ketua Umum OK OCE Indonesia Iim Rusyamsi meminta pemerintah untuk memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM. Bentuknya seperti bantuan modal, penciptaan aktivitas pasar yang sehat dengan menyeimbangkan daya beli masyarakat, serta pengaturan harga bahan baku yang Kampanye Pilgub DKI Program OK-OCE diperkenalkan Sandiaga Uno sejak dimulainya masa kampanye Pilkada DKI Jakarta pada Januari 2017 lalu. Saat kampanye, Sandiaga mengatakan apabila Anies dan dirinya terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, mereka akan menerapkan program OK-OCE. Artinya dari program itu adalah One Kecamatan, One Center of Entrepreneurship, berupa ikhtiar melahirkan wirausaha di setiap kecamatan Ibukota Jakarta. Saat masih berkampanye, Sandiaga mengklaim program OK-OCE sudah diikuti pengusaha muda. Dalam kampanye Pilkada DKI, Sandiaga mengulang-ulang manfaat OK OCE. Bahkan ia sempat mengaitkan OK-OCE dengan situasi sosial seperti penggusuran. OK-OCE juga dikatakan digadang-gadang sebagai solusi atas lambatnya birokrasi dalam melayani dunia OCE mulai surut sejak ia memilih hengkang setelah 10 bulan menjadi Wagub DKI dan maju sebagai calon wakil presiden juga Jokowi Umumkan Enam Menteri Baru Risma hingga Sandiaga Dulu Seteru, Kini Jokowi Pilih Sandiaga & Prabowo Jadi Anak Buah Pada 2018, sejumlah gerai yang diklaim bagian program OK OCE bertumbangan seperti di Jalan Warung Jati Barat, Kalibata. Salah satu faktornya sepi pembeli dan sewa yang sebagai Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno mengaku enggan memboyong program OK OCE ke kementeriannya. Ia mengklaim bahwa dirinya sudah keluar dari program itu. “Mereka [OK OCE] tetap minta jalan independen. Saya jawab tidak, tidak ada program OK OCE di Kemenparekraf,” sebut Sandiaga dalam diskusi daring Partai Nasdem, Rabu 13/1/2021. OK OCE akan tetap jalan sebuah gerakan nasional untuk pencipta lapangan berkerja berbasis wirausaha. “Mereka akan berencana untuk IPO di 2023, silakan. Kita tidak akan mengadopsi program tersebut di Kemenparekraf,” Gagal? Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah menilai, salah faktor kegagalan OK OCE adalah minimnya pembekalan dan pendampingan Pemprov DKI Jakarta. Kata dia, para pelaku UMKM yang mendaftar OK OCE awalnya harus melewati tujuh tahap pembekalan awal. Kebanyakan isinya hanya berupa pengatahuan umum. “Setelah selesai tidak dibekali apa-apa. Pengetahuan ada, tapi modal dan pendanaannya enggak ada. Itu menjadi masalah. Enggak ada pendampingan yang konkret. Mereka hanya dilepasliarkan saja,” imbuh Trubus saat dihubungi wartawan Tirto, Rabu pekan lalu. Masalah kedua, kata Trubus, gerai kurang diminati masyarakat karena lebih mahal ketimbang minimarket yang sudah ada. Trubus pernah mendatangi gerai OK OCE dan menemukan kualitas barang di bawah rata-rata. “Ini bikin warga enggak berminat,” ujarnya Masalah berikutnya, kata dia, gerai-gerai mereka banyak berada di area yang tidak strategis. Trubus menyimpukan, OK OCE adalah produk gagal dan korban dari janji manis kampanye Pilgub DKI. “Ini kaya program bohong-bohongan saja. Hanya nempel nama aja. OK OCE memang lebih mengarah ke program politik saja,” ungkapnya. - Bisnis Reporter Haris PrabowoPenulis Haris PrabowoEditor Zakki Amali Saat menjabat wakil gubernur Jakarta, Sandiaga Uno telah membuat koperasi OK OCE Mart di beberapa daerah di DKI Jakarta. Salah satu kawasan yang ia dirikan OK OCE Mart yakni di kawasan Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. OK OCE Mart yang berada di Cikajang berbeda jauh dengan yang ada di Kalibata, Warung Jati Barat, Jakarta Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan hingga saat ini pendaftar program One Kecamatan One Center for Enterpreneurship atau OK-OCE telah mencapai lebih dari 30 ribu orang.“Hingga detik ini pendaftar OK-OCE telah sudah orang,” kata dia dalam pidatonya di Bazar Ramadhan Produk OK-OCE di Pademangan, Jakarta Utara, hari ini, Sabtu, 2 Juni kesempatan terpisah Sandi pernah menargetkan pendaftar OK-OCE mencapai 40 ribu orang sepanjang 2018. Ia pun optimistis program yang digagas bersama Gubernur Anies Baswedan sejak masa kampanye ini dapat menekan angka pengangguran di Jakarta.“Iya 40 ribu setahun jadi kalau lima tahun sudah 200 ribu lapangan kerja,” kata Sandiaga di PPKD, Jakarta Selatan, Rabu, 4 April Sandi, sapaan Sandiaga Uno, program OK-OCE tak dapat berdiri sendiri maka perlu dukungan dari pihak lain. Untuk permodalan, institusi perbankan akan membantu mengurusnya. peserta program harus mengikuti serangkaian tahapan kegiatan untuk memperoleh pinjaman modal. “Jangan sampai terulang lagi dimana kita memberikan permodalan terus enggak bisa tertagih,” OK-CE juga bekerja sama dengan aplikasi pengelola keuangan Zahir Simply. Aplikasi ini akan membantu peserta mengelola sekaligus menjadi pelaporan keuangan peserta program."Zahir Simply memberikan aplikasi ini secara gratis kepada para peserta OK-OCE yang sudah mendaftar," ucap Sandiaga Di arena bazar, Sandiaga Uno menyebut kegiatan ini ajang untuk membangkitkan ekonomi masyarakat. Sandi tiba di lokasi sekitar pukul WIB dan langsung menuju Masjid Baiturrahman untuk menjalankan salat dhuhur . Kemudian, ia mendatangi stand warga yang berletak tidak jauh dari bazar pada 2-3 Mei 2018 tersebut warga RW 06, Pademangan Barat, menjual sejumlah produk industri rumahan mulai dari kue kering, kerajinan tangan, hingga pakaian anak-anak dan 70 stand berjejer di sepanjang jalan satu warga yang berjualan, Rusmiati, 45 tahun, senang lantaran bisa memasarkan kue keringnya. Ia berharap kue laku terlebih menjelang lebaran ini. “Pastinya senang disediakan tempat berjualan. Harapannya sih, ya, pasti semoga laku dan kue saya semakin dikenal lagi, he..he..he..,” kata Kota Jakarta Utara Hussein Murad berjanji rutin menggelar bazar sejenis agar perekonomian mayarakat Jakarta Utara meningkat.“Satu stand bisa membuka sekitar 4-5 lapangan pekerjaan. Berarti ini ada hingga 350 lapangan pekerjaan,” tutur Sandiaga Uno di Bazar Ramadhan Produk OK-OCE tersebut. UmrBa.
  • pg90j7w6eg.pages.dev/304
  • pg90j7w6eg.pages.dev/269
  • pg90j7w6eg.pages.dev/342
  • pg90j7w6eg.pages.dev/19
  • pg90j7w6eg.pages.dev/152
  • pg90j7w6eg.pages.dev/189
  • pg90j7w6eg.pages.dev/310
  • pg90j7w6eg.pages.dev/101
  • cara mendaftar program ok oce